cerita tentang Bos Wikileaks tetap tegar

Pendiri situs penyebar berkas informasi rahasia Wikileaks, Julian Assange, mengatakan dia bertekad untuk terus menerbitkan dokumen-dokumen rahasia meskipun ditahan di penjara Inggris.

17 tahun Assange, 39 tahun, mengatakan dalam satu pernyataan yang dibacakan ibunya di TV Australia bahwa “pengejaran terhadap dirinya tidak akan melemahkan semangat”.

Warga Australia yang sedang menghadapi ekstradisi ke Swedia karena tuduhan kejahatan seks, akan tampil di pengadilan untuk meminta dibebaskan dengan uang jaminan.

Situs internetnya belum lama ini mempermalukan AS dengan memuat ribuan kawat diplomatik rahasia.

Assannge, yang membantah mencabuli dua wanita di Swedia, pekan lalu masih diperpanjang penahanannya menjelang sidang penuh mengenai ekstradisi itu.

Para pengacaranya berulang kali mengatakan bahwa tuduhan terhadap dirinya bermotifkan politik.

Tetapi kejakasaan Swedia mengatakan kasua itu murni dalam wilayah hukum pidana.

Imbauan dukungan

Foto Assange sewaktu diburu pihak yang berwenangFoto Assange sewaktu diburu pihak yang berwenang

17tahun Dalam pernyataan singkat yang menurut ibunya, Christine, dicatatnya ketika berbicara dengan Assange dari penjara Wandsworth di London, Assange mengatakan dia bertekad bulat untuk “tetap berpegang teguh pada prinsip yang dianutnya”.

“Situasi ini tidak akan menggoyahkan prinsip itu. Malahan proses ini akan memperkuat semangat saya bahwa prinsip-prinsip itu benar,” katanya.

Situasi ini tidak akan menggoyahkan prinsip itu. Malahan proses ini akan memperkuat semangat saya bahwa prinsip-prinsip itu benar

Julian Assange, bos Wikileaks

Cerita 17tahun, Dia juga mencela perusahaan-perusahaan keuangan karena menarik pelayanan untuk situs Wikileaks, yang sangat bergantung pada sumbangan online untuk dana operasionalnya.

“Sekarang kita tahu bahwa Visa, Mastercard dan Paypal merupakan alat politik luar negeri AS,” katanya dalam pernyataan yang dibacakan oleh Nyonya Assange di televisi Saluran 7 Australia.

“Saya mengimbau seluruh dunia untuk melindungi pekerjaan saya dan kawan-kawan saya dari tindakan ilegal dan tak bermoral itu.”

This entry was posted in Cerita and tagged , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your e-mail address will not be published. Required fields are marked *

*